Total Tayangan Halaman

Kamis, 10 November 2011

MASYARAKAT BERPENGETAHUAN (KNOWLEDGE SOCIETY)

Menurut Drucker (1994), knowledge society adalah sebuah masyarakat dari berbagai organisasi dimana secara praktis setiap tugas tunggal akan dilakukan dalam dan melalui sebuah organisasi. Lebih lanjut Drucker menjelaskan Ciri-ciri masyarakat berpengetahuan adalah:
  • Mempunyai kemampuan akademik
  • Berpikir kritis
  • Berorientasi kepada pemecahan masalah
  • Mempunyai kemampuan untuk belajar meninggalkan pemikiran yang lama-lama dan belajar lagi untuk hal-hal yang baru
  • Mempunyai keterampilan pengembangan individu dan sosial (termasuk kepercayaan diri, motivasi, komitmen terhadap nilai-nilai moral dan etika, pengertian secara luas akan masyarakat dan dunia).
Jadi secara konseptual, masyarakat berpengetahuan adalah suatu kelompok masyarakat dimana anggota masyarakatnya ikut berpartisipasi dalam proses pembangunan dengan menguasai keterampilan dasar yang diperlukan dan mempunyai akses informasi. Dari pengertian tentang masyarakat berpengetahuan tersebut dapat dipahami bahwa, ada beberapa hal penting yang mencirikan masyarakat berpengetahuan yaitu, 1) keterbukaan masyarakat terhadap akses informasi, 2) mengembangkan keterampilan dasar, dan 3) adanya partisipasi masyarakat. Keterbukaan masyarakat terhadap akses informasi memberikan modal awal bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sebanyak-banyaknya. Dengan begitu, masyarakat tidak akan ketinggalan informasi dari kemjuan global yang terus berkembang. Keterampilan dasar (Skill) merupakan kompetensi pokok yang mesti terus ditingkatkan pada segenap masyarakat, mulai dari sejak usia dini bahkan sampai dewasa sekalipun. Dengan kemampuan dasar ini memungkinkan bagi masyarakat untuk dapat mengembangkan diri dan berkompetisi dalam persaingan global. Adanya partisipasi masyarakat akan memberikan penguatan pada suatu bangsa dalam membangun masyarakat berpengetahuan. Keikutsertaan masyarakat inilah yang nantinya akan memberikan dorongan internal individu untuk terus memberikan kontribusi dalam membangun masyarakat berpengetahuan.
B. PEMBAHASAN
1. Isu-Isu Dalam Membangun Masyarakat Berpengetahuan
Salah satu indikator dari maju dan berkembangnya suatu bangsa dapat dilihat dari sejauh mana pertumbuhan ekonomi suatu bangsa tersebut dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakatnya. Negara yang kuat secara ekonomi, tentunya akan memberikan dampak positif terhadap kualitas rakyatnya. Dan sebaliknya, jika pertumbuhan ekonomi suatu bangsa rendah akan memberikan dampak negatif terhadap raknyatnya. Dalam hal ini, kemiskinan menjadi salah satu implikasi dari rendahnya pertumbuhan suatu negara. Meningkatnya angka kemiskinan suatu negara ternyata menimbulkan masalah baru, yaitu rendahnya mutu sumber daya manusia (SDM) dikarenakan banyak dari rakyatnya yang kekurangan gizi dan tidak dapat menikmati pendidikan yang layak.
dp � g : ��, �D, -autospace:ideograph-numeric ideograph-other'>3. TIK sebagai sumber bahan belajar
·         Ilmu berkembang dengan cepat
·         Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru dunia
·         Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu
·         Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran
·         Tanpa teknologi, pembelajaran yang up-to-date membutuhkan waktu yang lama
4. TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran
·         Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata
·         Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat penyerapan bahan ajar
·         Pelajar melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih luas dan mandiri
·         Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi mahasiswa dan guru
·         Rasio antara pengajar dan peserta didik sehingga menentukan proses pemberian fasilitas
5. TIK sebagai pendukung manajemen pembelajaran
·         Tiap individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap harinya
·         Transaksi dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan pengelolaan back office yang kuat
·         Kualitas layanan pada pengeekan administrasi ditingkatkan secara bertahap
·         Orang merupakan sumber daya yang bernilai
6. TIK sebagai sistem pendukung keputusan
·         Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing dalam pembelajaran
·         Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
·         Profil institusi  pendidikan diketahui oleh pemerintah.

Source : Kelompok 3

BERBAGAI USAHA PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNTUK PENDIDIKAN DI INDONESIA

PERANAN TIK DALAM PENDIDIKAN
1. TIK sebagai skill dan kompetensi
·         Penggunaan TIK harus proporsional maksudnya  TIK bisa masuk ke semua lapisan masyarakat tapi sesuainya dengan porsinya masing-masing.
2. TIK sebagai infratruktur pembelajaran
·         Tersedianya bahan ajar dalam format digital
·         The network is the school
·         belajar dimana saja dan kapan saja
3. TIK sebagai sumber bahan belajar
·         Ilmu berkembang dengan cepat
·         Guru-guru hebat tersebar di seluruh penjuru dunia
·         Buku dan bahan ajar diperbaharui secara kontinyu
·         Inovasi memerlukan kerjasama pemikiran
·         Tanpa teknologi, pembelajaran yang up-to-date membutuhkan waktu yang lama
4. TIK sebagai alat bantu dan fasilitas pembelajaran
·         Penyampaian pengetahuan mempertimbangkan konteks dunia nyata
·         Memberikan ilustrasi berbagai fenomena ilmu pengetahuan untuk mempercepat penyerapan bahan ajar
·         Pelajar melakukan eksplorasi terhadap pengetahuannya secara lebih luas dan mandiri
·         Akuisisi pengetahuan berasal dari interaksi mahasiswa dan guru
·         Rasio antara pengajar dan peserta didik sehingga menentukan proses pemberian fasilitas
5. TIK sebagai pendukung manajemen pembelajaran
·         Tiap individu memerlukan dukungan pembelajaran tanpa henti tiap harinya
·         Transaksi dan interaksi interaktif antar stakeholder memerlukan pengelolaan back office yang kuat
·         Kualitas layanan pada pengeekan administrasi ditingkatkan secara bertahap
·         Orang merupakan sumber daya yang bernilai
6. TIK sebagai sistem pendukung keputusan
·         Tiap individu memiliki karakter dan bakat masing-masing dalam pembelajaran
·         Guru meningkatkan kompetensinya pada berbagai bidang ilmu
·         Profil institusi  pendidikan diketahui oleh pemerintah.

Source : Kelompok 2

Senin, 07 November 2011

PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Manusia adalah mahluk sosial, disamping Sandang, pangan, dan Papan sebagai kebutuhan utamanya, maka sebagai mahluk sosial manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara sesamanya sebagai kebutuhan utamanya untuk dapat saling berhubungan satu dengan yang lainnya.
Maka mulailah manusia mencari dan menciptakan sistem dan alat untuk saling berhubungan tersebut, mulai dari melukis bentuk (menggambar) di dinding gua, isyarat tangan, isyarat asap, isyarat bunyi, huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan internet.
Alat dan Sistem komunikasi yang diciptakan manusia tersebut kemudian dikenal dengan nama Teknologi Informasi atau yang lebih dikenal dengan istilah “IT” singkatan dari Information Technology (eng).  Pada halaman-halaman berikutnya kita bersama-sama akan menyimak perjalanan IT dari masa ke masa, mengenali alat dan teknologi IT, serta mempelajari teknologi terbaru dari IT yaitu Internet dan berbagai aplikasi lainnya.
Perkembangan peradaban manusia diiringi dengan perkembangan cara penyampaian informasi (yang selanjutnya dikenal dengan istilah Teknologi Informasi). Teknologi Informasi yang dikembangkan manusia pada masa ini berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk yang mereka kenal, mereka menggambarkan informasi yang mereka dapatkan pada dinding-dinding gua, tentang berburu dan binatang buruannya.

            Ada beberapa tonggak perkembangan teknologi yang secara nyata member sumbangan terhadap perkembangan TIK hingga saat ini. Pertama yaitu temuan  telepon oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1875. Temuan ini kemudian berkembang menjadi pengadaan jaringan komunikasi dengan kabel yang meliputi seluruh daratan Benua Amerika kemudian diikuti pemasangan kabel komunikasi trans-atlantik. Jaringan telepon ini merupakan infrastruktur masif pertama yang dibangun manusia untuk komunikasi global.

            Memasuki abad ke-20, tepatnya antara tahun 1910-1920, terwujud sebuah transmisi suara tanpa kabel melalui siaran radio AM yang pertama. Komunikasi suara tanpa kabel ini pun segera berkembang pesat. Kemudian diikuti pula oleh transmisi audio-visual tanpa kabel, yang berwujud siaran televisi pada tahun 1940-an
            Komputer Elektronika pertama beroperasi pada tahun 1943. Lalu diikuti oleh tahapan miniaturisasi komponen elektronik melalui penemuan transistor pada tahun 1947 dan rangkaian terpadu integrated electronics pada tahun 1957.
            Perkembangan teknologi elektronika, yang merupakan cikal bakal TIK saat ini, mendapatkan momen emasnya pada era Perang Dingin. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (dulu Uni Soviet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi 'otak' perangkat keras komputer dan terus berevolusi sampai saat ini.
            Perangkat telekomunikasi berkembang pesat saat teknologi digital mulai digunakan menggantikan teknologi sinyal analog. Teknologi analog mulai terasa menampakkan batas-batas maksimal pengeksplorasiannya. Digitalisasi perangkat telekomunikasi kemudian berkonvergensi dengan perangkat komputer yang sejak awal merupakan perangkat yang mengadopsi teknologi digital. Produk hasil konvergensi inilah yang saat ini muncul dalam bentuk telepon seluler. Di atas infrastruktur telekomunikasi dan komputasi ini kandungan isi (''content'') berupa multimedia mendapatkan tempat yang tepat untuk berkembang.
             Konvergensi telekomunikasi-komputasi multimedia inilah yang menjadi ciri abad ke-21, sebagaimana abad ke-18 dicirikan oleh revolusi industri. Bila revolusi industri menjadikan mesin-mesin sebagai pengganti 'otot' manusia, maka revolusi digital (karena konvergensi telekomunikasi - komputasi multimedia terjadi melalui implementasi teknologi digital) menciptakan mesin-mesin yang mengganti (atau setidaknya meningkatkan kemampuan) 'otak' manusia. Hingga awal abad ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik jenuhnya.
source : makalah ptki kelompok 1

Senin, 03 Oktober 2011

Yukss Q-ta Belajar Bahasa Korea

Dalam sesion kali ini, saya akan mengajak chingudeul aka. teman" untuk belajar Bahasa Korea. Mungkin ada yang udah tau, ada juga yang udah mahir, tapi gk ada salahnya kalo kita belajar bareng disini.... Sekalian saling share antar K-popers n pembaca lainnya
Wokey, tanpa gonjang ganjing dan panjang lebar, langsung aje yukk kita lihat kosakata sederhana dibawah ini (Enjoy this Class :))) )


Ucapan dan Ungkapan
“Ucapan Terima Kasih dan Maaf”
Terima kasih
감사합니다 [gamsahamnida]
 Terima kasih
고맙습니다 [gomapseumnida]
Terima kasih
고마워요 [gomawoyo]
Terima kasih banyak
매우 감사합니다 [maeu gamsahamnida]
Terima kasih kembali
천만에요 [cheonmaneyo]
Terima kasih atas kerjasamanya
수고하세요 [sugohaseyo]

Maaf  
미안합니다 [mianhamnida]
Maaf
미안해요 [mianhaeyo]
Maaf
죄송합니다 [joesonghamnida]
Maaf
죄송해요 [joesonghaeyo]
Maafkan saya
용서하십시오 [yongseohasipsio]
Maafkan saya (permisi)
실례합니다 [sillyehamnida]
Maaf, saya salah
잘못해서, 죄송해요 [jalmothaeseo, joesonghaeyo] 
Ungkapan
Affirmative Expression
Ya
예 [ye]
Ya
네 [ne]
Oh, ya
아, 네 [a, ne]
Tentu saja
물론입니다 [mullon imnida]
Baiklah
좋습니다 [joseumnida]
Ya, saya akan melakukannya
예, 그렇게 하겠읍니다 [ye, geureoke hagesseumnida]
Saya pikir begitu
그렇게 생각합니다 [geureoke saenggakamnida]
Saya setuju dengan Anda
당신과 동감입니다 [dangsin-gwa donggam imnida]
Ya, sungguh!
네, 정말입니다! [ne, jeongmarimnida]
Ya, saya mengerti
네, 알겠읍니다 [ne, algesseumnida]
Itu benar
그게 사실입니다 [geuge sasirimnida]

Negative Expression
Tidak
아니오 [aniyo]
Barangkali tidak
아마도 아닙니다 [amado animnida]
Tentu saja tidak
물론 아닙니다 [mullon animnida]
Saya pikir tidak begitu
그렇게 생각하지 않습니다 [geureoke saenggakaji anseumnida]
Saya tidak setuju dengan Anda
찬성하지 않습니다 [chanseonghaji anseumnida]
Saya tidak mengerti
모르겠읍니다 [moreugesseumnida]
Jangan khawatir akan hal itu
걱정하지 마십시오 [geokjeonghaji masipsio]

 O'KEY, mungkin korean class hari ini cukup sampai pembahasan kosakata sederhana dulu yaa... kalo ada pertanyaan atau saran bisa komen di postingan ini. N buat yang pengen tau lebih jauh tentang BaKor, bisa cari" info lain seputar belajar BaKor di sumber belajar lainnya... Gamsahamnida :))

Mengenal Korea Lebih Dekat


Info-Info Ringan Seputar Korea
Untuk pembaca baik yang K-popers maupun yang hanya ingin tau atau berniat mengunjungi negeri ginseng ini, berikut akan saya share sedikit info tentang Korea. Dan, yang spesialnya untuk K-Popers. Biasanya salah satu negara impian para warga K-Pop-ers tentu saja, pastinya KOREA. Semua K-Pop-ers pasti pengen kesana *walaupun pasti juga udah ada yang kesampaian jalan-jalan ke Korea*. Nah, bagi yang belum pernah & mau ke Korea *author banget* ada baiknya kita tahu info-info seputar Korea dari berbagai pengalaman orang-orang yang udah kesana + sumber-sumber yang Author dapat berikut ini :
  • Kalau kita makan di fastfood biasanya pilih makanan, pesan, bayar, makan terus langsung pulang. Tapi, kalau di Korea beda, habis makan kita sendiri yang harus membereskan piring kotor bekas makan kita. Disana, disedia-in kok tempat taruh piring kotor dan gelas kosong tersebut.
  • Kalau jalan-jalan ke mall di Indonesia biasanya kita naik escalator khan? Tapi berdiri di escalatornya, mau sebelah kanan-kiri ga ada masalah khan ya?? Tapi kalau di Korea itu beda, ada peraturan tertentunya atau kalau ga, bisa dibilang kebiasaan kali ya. Saat naik escalator, berdirinya harus di sebelah kanan, karena di sebelah kirinya adalah khusus jalur bagi yang buru-buru (jalan cepat). Kalau peraturan ini tidak dipatuhi, maka jangan salahkan siapa-siapa kalau kalian diserobot/ditabrak orang-orang..hehe.. Hal ini berlaku di Korea karena orang-orang Korea juga termasuk penganut paham “time is money”.
  • Prakiraan cuaca di korea akurat banget. Kalau lihat prakiraan cuaca di tv, dan bilang pagi hari hujan yaa berarti emang akan hujan. Sampai prakiraan suhu dan angin sama tepatnya. Jadi, kalau di Korea wajib hukumnya bagi setiap orang “harus” punya payung minimal satu. Tidak ada kata malu bagi para cowok-cowok untuk bawa payung. Kalo prakiraan cuaca bilang mau hujan, pasti orang-orang satu kota bakalan bawa payung semua.. hoho
  • Dinegara kita, kalau berkendaraan biasanya kita takut sama aparat yang namanya, Polisi, ya khan.. ayo pada ngaku.hehehe.. Tapi, beda kalau di Korea. Disana, orang-orang itu takutnya sama cctv karena semua kegiatan lalulintas mereka di pantau lewat cctv & di tilangpun lewat cctv. Termasuk jika kita parkir sembarangan. Emang pada saat itu ga langsung keliatan efeknya, tapi kira-kira 2 hari setelah tindakan ilegal kita itu (parkir sembarang), akan ada kiriman surat tilang yang mampir ke kita lengkap dengan foto tempat kejadian tersebut. *keren ya…
  • Di Korea, kalau kalian pengen hemat jalan-jalannya, berarti wajib hukumnya punya kartu sakti bernama “T Money”. Kartu ini merupakan kartu magnetik yang multifungsi, diantaranya bisa untuk bayar biaya naik bus, subway, taxi, sampai belanja pun bisa. Kalau isi “T Money” habis maka kita bisa melakukan isi ulang di setiap supermaket bertanda “T money”. Kalau pake “T Money”, naik bus & subway bisa lebih murah 100 won dan bonusnya bisa 5 kali naik bus gratis. Hemat khan???
  • Kalau jalan-jalan ke Korea, jangan lupa mampir ke sauna. Biaya masuk sauna disana murah dan asiknya disauna kita bisa nginap karena sediakan tempat tidur (tips, kalau jalan-jalan sampai larut malam mending nginapnya di sauna aja, lebih hemat.
  • Di Korea Subway beroperasi hanya sampe jam 12 malam. Diatas jam 12 adanya Taxi. Taxi di Korea ada 2 jenis, ada yang taxi biasa dan ada yang taxi model/taxi mahal. Kalau mau hemat naik yang biasa aja, tapi kalau mau yang fasilitasnya Oke punya, ya mesti ngerela-in duit yang lumayan..hehe
  • Di Korea, dalam hal buang sampah , sampahnya harus di sortir, jadi ga boleh buang sampah sembarangan *yaiyalahh. Sampah basah, kaleng, plastik, kertas, botol semuanya dipisah karena ditempat sampah sentral udah disediakan kantung-kantung sampah sesuai jenisnya.
  • -  Hal unik di Korea, kalau orang- orang mau pindah rumah atau merenovasi rumahnya, biasanya mereka membuang perabotan-perabotan rumah tangga mereka yang udah ga dipakai lagi. *hal uniknya di mana?? Tenang.. Hal uniknya adalah pertama, jika dalam 1 bulan barang yang dibuang itu masih layak pakai dan ga ada yang ngambil, maka sipemilik/pembuang barang tersebut akan dikenakan denda oleh pemerintah. weww  – Hal unik kedua, barang yang udah dibuang tersebut boleh kita ambil (kalau mau) dengan gratis tanpa bayar kepemiliknya. Jadi bagi yang berencana tinggal lama di Korea, hal ini bisa menjadi penghematan kan ga perluh beli-beli perabotan lagi 
  • Ini bagi para shopaholic, menurut kepercayaan para penjual di Korea, pelanggan pertama merupakan penentu berlanjutnya nasib dagangan mereka pada hari tersebut. Jadi misalnya ada toko yang baru buka (dipagi hari) terus kalian datang ke toko tersebut tawar-menawar tapi ga jadi beli barangnya, maka pemilik tokonya bakalan menganggap hal itu sebagai nasib buruk kelangsungan dagangan mereka atau dengan kata lain mengganggu mood pedagang tersebut. Tips untuk mengatasi hal ini adalah, jangan belanja atau tawar menawar dalam kategori kebangetan di pagi hari, mending agak siangan, sore atau malam saja.
  • Kalau kalian beli barang-barang imitasi, berhati-hatilah, barang tersebut ga bisa dibawa keluar dari Korea karena pasti akan disita oleh pihak bea cukai. Begitupun dengan barang-barang antik, tidak boleh diekspor tanpa seijin kantor bagian seni & barang antik Korea. *ini mah sama di semua negara kali ya..
  • Kalau udah di Korea nie, kalian pertama kalinya ketemu orang “penting” atau orang yang dihormati, maka wajib memberikan salam dengan baik sambil menunduk 45 derajat.
  • Ini untuk kalau kita udah di Korea, kalau belanja di mini atau supermarket, jangan harap dikasih kantong plastik kalau kita nggak minta. Atau terkadang ditanya duluan sama kasirnya, “Mau pakai plastik nggak?” Kalau kita bilang mau, ntar baru dikasih dan ditambahin harga plastiknya ke daftar belanjaan kita, biasanya sih nambah 30 won, sekitar 300 rupiah per plastiknya. *waaa, pantessan, pengalaman Author pernah blanja di retailer asal korea (Lo*te mart) di Bandung dan author ngomel2 krn ga dikasih plastik blanja kya disupermarket indo. haha.. skrg udah tau, jadi malu sendiri *curcol. Jadi, intinya kalau mau belanja, mesti kudu bawa plastik belanja sendiri.
  •     Bagi yang ngerokok, kalau kalian mau beli rokok di Korea pakai mesin otomatis rokok, selain masukin duit buat beli rokok itu, kalian juga mesti masukin KTP atau tanda pengenal ke mesinnya agar nantinya discan apakah kalian sudah cukup umur untuk merokok atau belum (19 tahun).
Pulau Jeju adalah salah satu wisata yang paling populer di Korea
Nah , itulah beberapa info secuil tentang negeri ginseng yang bikin kita pengen banget kesana. Et, tapi bukan berarti mengenal budaya mereka kita melupakan budaya asli sendiri.... Justru hal itu harus kita jadikan motivasi buat lebih mencintai budaya sendiri. "wong orang bule aja kepingin banget belajar bahasa Jawa, masa kita yang asli Indo malah meninggalkan budaya sendiri yang sangat Luhur. :)